Diniyah Putri Lampung

PDPL GELAR SHARING SESSION BERSAMA PERAIH MEDALI PERAK KARATE SEA GAMES 2025
WhatsApp Image 2026-02-08 at 09.36.01

Perguruan Diniyyah Putri Lampung (PDPL) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu menumbuhkan generasi santriwati yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session bersama atlet nasional, Mr. Nur Halim, peraih Medali Perak cabang olahraga Karate pada SEA Games 2025.

Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan di Aula PDPL pada 08 Februari 2026, di bawah koordinasi Senpai Miranti Dwi Jaliani, S.Sos., selaku Pelatih Karate DPL. Acara berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Tidak hanya diikuti oleh santriwati peserta ekstrakurikuler karate PDPL, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota karate dari luar lingkungan DPL. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan menjadikan forum ini sebagai ruang belajar yang dinamis, tempat berbagi pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus mempererat jejaring pembinaan olahraga.

Kepala KMI/MA DPL yang hadir mewakili Pimpinan PDPL dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran atlet nasional tersebut.

“Ini merupakan sebuah anugerah bagi kita. Hari ini, Mr. Nur Halim, peraih medali perak SEA Games, dapat membersamai santriwati DPL. Semoga semangat, kerja keras, dan kesuksesan beliau dapat menginspirasi dan menular kepada para santriwati. Bukan tidak mungkin, ke depan akan lahir atlet SEA Games dari Diniyyah Putri Lampung,” ungkapnya.

Dalam sesi berbagi, Mr. Nur Halim menceritakan perjalanan panjangnya sebagai atlet karate. Ia mengisahkan proses latihan yang disiplin dan berjenjang, pengorbanan waktu, tenaga, serta berbagai tantangan yang harus dihadapi, termasuk tekanan saat bertanding di tingkat nasional hingga internasional. Ia menekankan bahwa prestasi besar tidak diraih secara instan, melainkan melalui konsistensi latihan, ketangguhan mental, manajemen waktu yang baik, serta sikap pantang menyerah.

Lebih dari itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemampuan teknis, kekuatan fisik, kesiapan mental, serta pembentukan karakter. Menurutnya, atlet yang hebat bukan hanya yang kuat secara fisik, tetapi juga yang memiliki disiplin, integritas, dan daya juang yang tinggi.

Pesan-pesan motivatif tersebut memberikan energi dan semangat baru bagi para santriwati. Mereka tidak hanya memperoleh gambaran tentang dunia atlet profesional, tetapi juga mendapatkan pemahaman bahwa kunci keberhasilan terletak pada kesungguhan, fokus pada tujuan, kedisiplinan dalam berlatih, serta kemampuan mengelola waktu antara belajar dan pengembangan bakat.

Kehadiran sosok atlet berprestasi di lingkungan pesantren menjadi bukti nyata bahwa santriwati juga memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi hingga tingkat internasional. Momentum ini semakin menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat anggota karate DPL untuk berlatih lebih giat, terarah, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kegiatan motivasi, Sharing Session ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya prestasi di lingkungan PDPL. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemantik dan inspirasi bagi cabang ekstrakurikuler lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga semakin banyak santriwati yang mampu berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.

Melalui sinergi antara pembinaan karakter khas pesantren, kedisiplinan dalam kehidupan santri, serta pengembangan minat dan bakat secara profesional, PDPL optimis dapat melahirkan generasi santriwati yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga tangguh, percaya diri, serta mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya tempat menempa ilmu dan akhlak, tetapi juga ruang tumbuh bagi lahirnya prestasi, potensi, dan mimpi-mimpi besar para santriwati menuju masa depan yang gemilang.