MI Diniyyah Putri Lampung (MI DPL) mengadakan pertemuan dengan wali murid kelas VI pada hari ini, Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Perguruan Diniyyah Putri Lampung (PDPL) tersebut menjadi forum musyawarah penting dalam rangka persiapan program dan agenda akhir tahun peserta didik kelas VI.
Pertemuan membahas sejumlah poin utama, meliputi Outing Class, Bimbel, Ujian Madrasah (UM)/Ujian Praktik (UP), Tes Kompetensi Akhir (TKA), Tahasus, serta Tasyakkur. Meski pada pagi hari sempat diguyur hujan ringan, acara tetap berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh banyak wali murid yang meluangkan waktu untuk hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan putra-putrinya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MI Diniyyah Putri Lampung, Ibu Melia Dewi Novianti, S.Ag., menyampaikan pemaparan secara langsung terkait poin-poin musyawarah. Beliau dibersamai para wali kelas VI yang duduk sejajar di depan para wali murid. Informasi disampaikan secara utuh dan selaras dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing kelas.
Forum pertemuan juga dibuka secara interaktif melalui sesi tanya jawab. Wali murid diberikan ruang untuk memperjelas berbagai hal yang masih menjadi tanda tanya. Salah satu topik yang cukup mendapat perhatian adalah rencana studi wisata. Mempertimbangkan masukan dari sejumlah wali murid, akhirnya disepakati bahwa studi wisata dikhususkan di dalam Provinsi Lampung.
Selain itu, wali murid juga mempertanyakan terkait Tes Kompetensi Akhir (TKA), khususnya mengenai apakah TKA bersifat wajib dan menjadi syarat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara terbuka oleh pihak madrasah agar tidak terjadi kesalahpahaman dan agar seluruh wali murid memiliki pemahaman yang sama bahwa mengenai TKA, anak-anak dihimbau untuk mengikuti semua dan akan ada uji coba latiham soal baik secara manual maupun secara online.
Pada kesempatan yang sama, Kepala MI DPL juga mempromosikan jenjang pendidikan menengah yang berada di bawah naungan PDPL sebagai pilihan lanjutan bagi lulusan MI. Untuk peserta didik putri, diperkenalkan DMP/MTs Diniyyah Putri, sementara untuk peserta didik putra diarahkan ke Pesantren Al-Farabi. Pemaparan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memberikan informasi berkelanjutan kepada wali murid mengenai jalur pendidikan yang sejalan dengan nilai dan sistem pendidikan yang telah dibangun sejak MI.
Pihak MI Diniyyah Putri Lampung menegaskan bahwa kolaborasi antara madrasah dan wali murid merupakan sistem yang terus dibangun. Keterlibatan aktif wali murid dinilai sangat berarti dalam mendukung kemajuan madrasah, sehingga MI Diniyyah Putri Lampung dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju dan berorientasi pada kepentingan terbaik peserta didik.




