
Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada santriwati bahwa kecantikan tidak hanya sebatas penampilan fisik, tetapi juga harus berpadu dengan adab, akhlak, dan nilai-nilai keislaman. Melalui rangkaian kegiatan berupa beauty demo, skin check, serta seminar motivasi, santriwati diajak untuk mengenal konsep merawat diri secara tepat, aman, dan sesuai dengan karakter muslimah.
Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan [Wakasis], Ustdzah Fadila Rahmah. Dalam sambutannya, Wakasis yang di kalangan santriwati DPL akrab dipanggil ‘Miss’ Dila itu menyampaikan kisah inspiratif pendiri Wardah, Ibu Nurhayati Subakat, yang merupakan alumni Diniyyah Putri Padang Panjang (DPPP). Diceritakan bagaimana perjalanan hidup beliau dalam memperjuangkan mimpi, menghadapi tantangan, hingga berhasil membangun Wardah sebagai brand kosmetik halal yang dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
‘Miss’ Dila menekankan bahwa keberhasilan Ibu Nurhayati Subakat tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dilandasi kegigihan, keuletan, kedisiplinan, dan komitmen kuat terhadap nilai-nilai Islam. Beliau berpesan agar para santriwati dapat meneladani semangat tersebut, serta berani bermimpi besar tanpa meninggalkan adab dan akhlak mulia.
Memasuki sesi inti, tim Wardah menyampaikan beberapa materi yang dirancang khusus untuk remaja muslimah. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh santriwati. Materi pertama tentang grooming disampaikan oleh Kak Sherin selaku perwakilan tim Wardah. Dalam pemaparannya, Kak Sherin menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri, kerapian, dan penampilan yang pantas sebagai bagian dari adab seorang muslimah. Grooming dipahami bukan untuk berlebihan dalam berhias, melainkan sebagai wujud rasa syukur dan tanggung jawab dalam menjaga amanah tubuh yang diberikan Allah SWT.
Materi kedua disampaikan oleh Kak Utari, yang membahas tentang personal colour. Santriwati dikenalkan cara menentukan warna yang sesuai dengan karakter kulit masing-masing, mulai dari pemilihan tone makeup hingga warna pakaian yang tepat. Materi ini membantu santriwati memahami bahwa berpenampilan rapi dan serasi dapat dilakukan secara sederhana, elegan, dan tetap menjaga kesopanan.
Selanjutnya, Kak Maula menyampaikan materi tentang skincare routine yang aman bagi usia remaja. Dalam sesi ini dijelaskan tahapan perawatan kulit yang benar, pemilihan produk yang sesuai dengan jenis kulit, serta pentingnya menggunakan skincare yang aman dan halal. Santriwati juga diingatkan untuk tidak mudah mengikuti tren tanpa memahami kebutuhan kulit masing-masing.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan skin check, sesi tanya jawab, serta games interaktif. Pada sesi ini, santriwati tampak sangat antusias, aktif bertanya, dan berpartisipasi dengan penuh semangat. Suasana aula terlihat hidup dan interaktif, mencerminkan ketertarikan santriwati terhadap materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan Wardah Goes to School ini, Diniyyah Putri Lampung berharap santriwati KMI/MA tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang perawatan diri, tetapi juga semakin memahami bahwa kecantikan sejati seorang muslimah terletak pada keseimbangan antara penampilan yang rapi, adab yang terjaga, serta akhlak yang mulia. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar PDPL dalam membina santriwati agar tumbuh menjadi muslimah yang berilmu, berkarakter, dan percaya diri dalam menghadapi masa depan.



