Diniyah Putri Lampung

Perguruan Diniyyah Putri Lampung dan UIN Raden Intan Lampung Perkuat Kompetensi Bahasa Arab dan Inggris melalui Kerja Sama Kebahasaan
WhatsApp Image 2026-09-10 at 11.03.35

Pesawaran, 9 September 2026 — Perguruan Diniyyah Putri Lampung (PDPL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, sebagai bagian integral dari penguatan mutu pendidikan, karakter, dan daya saing peserta didik di era global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Raden Intan Lampung, yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Rapat Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Pesawaran, Rabu (9/9/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun program kebahasaan yang lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan PDPL, yang mencakup Diniyyah Putri Menengah (DMP)/MTs, KMI/MA Diniyyah Putri Lampung, serta Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Intan Lampung menandatangani dua PKS, masing-masing dengan Perguruan Diniyyah Putri Lampung dan STIT Diniyyah Lampung. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala UPT PPB UIN Raden Intan Lampung, Dr. Nadirsah Hawari, Lc., M.A.; Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Nurma Syukur, S.Pd.; serta Ketua STIT Diniyyah Lampung, Marwan Hakim, S.E.I., M.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Nazhir Wakaf Yayasan Pendidikan Diniyyah Putri Lampung, Dr. Iskandar Syukur, MA, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UPT PPB UIN Raden Intan Lampung atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Pada kesempatan itu, Dr. Iskandar Syukur juga memperkenalkan jajaran pimpinan dan pengurus PDPL yang hadir, di antaranya Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Ketua Dewan Masyayikh, Ketua STIT, Pengasuh Al-Farabi, Kepala KMI/MA, Kepala DMP/MTs, serta unsur pimpinan lainnya.

Menurutnya, bahasa memiliki posisi yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari karakter dan budaya pendidikan di pondok pesantren.

“Bahasa merupakan salah satu bagian penting dari karakter dan identitas pondok pesantren. Melalui bahasa, kita dapat membuka pintu ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, serta memahami tanda-tanda kebesaran dan rahasia-rahasia Allah SWT. Bahasa juga menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, membangun peradaban, dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Oleh karena itu, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi media dakwah yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat.”

Penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, lanjutnya, perlu dipandang sebagai investasi pendidikan jangka panjang. Kemampuan bahasa yang baik akan membuka akses santriwati terhadap sumber-sumber ilmu pengetahuan yang lebih luas, memperluas jejaring komunikasi, serta mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan dan berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, kerja sama dengan UPT PPB UIN Raden Intan Lampung diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi berkembang menjadi berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi kebahasaan peserta didik.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar PDPL dalam mempersiapkan santriwati dan mahasiswa yang memiliki kemampuan bahasa yang kuat, kompetensi akademik yang memadai, serta kesiapan berkomunikasi dalam lingkungan global, tanpa kehilangan identitas dan karakter kepesantrenan.

Dengan demikian, penguatan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di Perguruan Diniyyah Putri Lampung tidak semata-mata diarahkan agar peserta didik mampu berbahasa, tetapi juga agar mereka mampu mengakses ilmu, membangun jejaring, menyampaikan gagasan, berdakwah, dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat serta dunia yang semakin terbuka.

Kerja sama antara Perguruan Diniyyah Putri Lampung, STIT Diniyyah Lampung, dan UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Intan Lampung diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program kebahasaan yang semakin sistematis, terukur, inovatif, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, penguasaan bahasa bukan hanya tentang kemampuan menggunakan kata-kata, tetapi tentang membuka pintu ilmu, memperluas wawasan, membangun komunikasi lintas budaya, dan menyiapkan generasi yang mampu membawa nilai-nilai Islam ke ruang global. (ASA)