Jejak Persahabatan yang Tak Lekang Waktu: DIAZ Jambi Study Visit ke Perguruan Diniyyah Putri Lampung
LAMPUNG, 18 Juni 2026 – Aula Perguruan...
Penyelenggaraan pendidikan Paud Terpadu AL-Wardah Diniyyah Putri Lampung salah satunya menggunakan metode pembelajaran belajar sambil bermain ataupun bermain sambil belajar. Pada hakikatnya dua macam metode tersebut sama-sama saling mendukung dalam proses belajar anak didik.
Bermain bagi anak-anak usia 0-6 tahun bagaikan bekerja bagi orang dewasa. Ada anak-anak yang bermain dengan patut, namun ada juga yang bermain “cukup berbahaya”. Oleh sebab itu dalam hal ini pendidikanlah yang memiliki peran penting untuk mengawal bagaimana permainan dapat menumbuh kembangkan minat dan bakat serta mengarahkan permainan tersebut menjadi permainan yang mendidik.
Menurut para ahli pada usia ini, anak mulai belajar mengembangkan kemampuan bahasa dan sosialnya. Usia emas itu datang hanya sekali dan tidak dapat terulang lagi pada fase berikutnya. Oleh karena itu, masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting untuk meningkatkan seluruh potensi kecerdasannya. Anak pada usia ini harus mendapatkan beragam input yang merangsangnya, utamanya pengembangan kepribadian dan potensi diri baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Dengan pengembangan moral dan nilai-nilai agama diharapkan akan meningkatkan ketaqwaan anak terhadap Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala) dan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar menjadi warga negara yang baik.
pendidikan Paud Terpadu AL-Wardah Diniyyah Putri Lampung, dalam pelaksanaan pendidikan untuk mengembangkan sifat, sikap, dan kepribadian menggunakan pendekatan keagamaan berupa pembelajaran sholat dhuhur secara berjamaan, memperkenalkan sifat-sifat allah dengan lagu-lagu yang sesuai dengan usia anak-anak, memulai berbagai kegiatan bermain dengan membaca doa sehingga tanpa disadari anak-anak telah menghapal doa-doa pendek serta mengapal Al-Qur’an jus amma.